Logika fallacy bahwa Kaabah berada di Petra

Untuk tanggapi ini ada buku Petra Fallacy, kesalahan teori petra oleh David A King, seorang Professor of the History of Science, Johann Wolfgang Goethe University, Frankfurt am Main.

Klaim dari teori Petra dipatahkan oleh David King, Contoh Masjid Sanaa diklaim mengarah ke Petra, tapi ternyata major axis masjid tersebut paralel dengan Kaabah,

Yang membuat teori petra adalah Daniel “Dan” Gibson , seorang penulis & sejarahwan Amatir. Sedangkan yang membuat teori sangkalannya adalah David A King , seorang profesor sejarah.

Dari sini bisa diambil kesimpulan, bahwa intinya adalah jangan terlalu percaya “teori-teori konspirasi ” yang aneh-aneh dari sejarahwan. Karena ahli-ahli hadith yang selama ini sejalan lebih bisa dipercaya.

Tambahan : Untuk menjawab Teori Petra, Profesor David , membuat 4 jurnal
1.From Petra back to Mecca – review of GIBSON, Early Islamic qiblas.
2.The Petra fallacy – Early mosques do face the Sacred Kaaba in Mecca but Dan Gibson doesn’t know how

3.Gibson & Gallez – False piblas and fake calumnias
or
Did the elusive “Judéo-Nazaréens” use astrolabes to negotiate the narrow Siq of Petra?
4.The Ottoman mosques fallacy- Places of worship facing the Kaaba or “Monuments of Jihad ” ? A. J. Deus has got it all hopelessly wrong 

Dan di sini yang mengherankan, butuh seorang “orentialis” dari Perguruan Tinggi Jerman untuk menjawab hal2 ini, jadi kemana ilmuwan2 & sejarahwan dari Universitas2, lembaga2 Riset di Negara2 Muslim?  

Lampiran : Perhitungan arah dinding sisi utara Masjid Sanaa dibandingkan dengan dinding sisi selatan Ka’bah .
Koordinat : Masjid Sanaa dinding luar utara > point A : 15.3532955, 44.2145151

Point B : 15.3535771, 44.2150043

Koordinat : Ka’bah dinding luar selatan >
Point A : 21.42244,39.82618
Point B : 21.4224895, 39.8262542

Point A Masjid Sanaa ke point A Ka’bah didapatkan sudut 325.56 derajat

Point B Masjid Sanaa ke point B Ka’bah didapatkan sudut yang sama 325.56 derajat

Dan arah kiblat Masjid Sanaa berdasarkan perhitungan GPS adalah : 326 derajat. Artinya dinding utara masjid Sanaa memang benar-benar sejajar & mengarah ke dinding selatan Ka’bah, bukan ke Petra.

Bukti lain adalah perbandingan derajat kemiringan dinding Ka’bah sisi selatan : 54,37
& kemiringan dinding masjid Sanaa sisi utara : 59.17
Artinya boleh dibilang Masjd Saana paralel menghadap Ka’bah bukan Petra.

Kenapa Masjid Sanaa penting?
Karena menurut riwayat Tabarani, masjid ini dibangun & arahnya ditentukan atas instruksi Rasulullah SAW

Koordinat Gunung Deyn adalah :
15.59583,44.04472
Dan jika kita hitung arah masjid Sanaa ke gunung ini didapat 325.88, dan ini juga arah Kiblat. Artinya Instruksi arah dari Rasulullah SAW tepat, walau GPS ataupun perhitungan-perhitungan falak belum benar-benar akurat.

Perhitungan diatas adalah perhitungan kasar, tapi perhitungan yang akurat pun tidak akan melenceng jauh bedanya sampai sejauh Petra.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.