Nabi ummi: benarkah Rasulullah saw tidak bisa membaca dan menulis?

Ummi dalam kamus Arab klasik artinya bukan tidak bisa membaca. Tapi artinya gentile, atau seseorang di luar bangsa Israel,atau seseorang yg tidak familiar dgn hukum nabi Musa as.

Tentu saja, karena taurat hanya khusus bagi bani Israil.

Sapi Betina (Al-Baqarah):78 – Dan diantara mereka ada yang ummi’, tidak mengetahui Al Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga.

Bila ummi’ ditranslit sebagai tidak bisa membaca, maka ayat berikut menjadi tidak masuk akal.

Al ‘Imran:20 – Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam”. Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya

Al-Jumu`ah:2 – Dialah yang mengutus kepada *ummiyina* seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,

Padahal kita tahu pada jaman Rasulullah saw, orang Arab sangat pintar dalam menulis syair. Lomba syair sering dilakukan sebagai bukti superioritas suatu suku dibanding suku lainnya.

‘Āli `Imrān:75 – Di antara Ahli kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: “tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang *ummi*. Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.
Dalam ayat di atas kita perhatikan bahwa beberapa dari Ahli Kitab menegaskan bahwa mereka tidak memiliki pertanggungjawaban kepada mereka yang bukan dari Ahli Kitab. Sekali lagi, tidak masuk akal untuk membuat ‘umiyina’ untuk menyiratkan buta huruf di ayat tsb.

Apakah ada ayat al Qur’an yang menyatakan bahwa nabi Muhammad saw tidak membaca kitab taurat? Ya ada.

Musyawarah (Ash-Shūraá):52 – Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan ini (Qur’an) itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus

Al-`Ankabūt:48 – Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu).

Jadi jelas bahwa nabi saw tidak pernah membaca kitab taurat. Bahkan nabi Muhammad saw tidak pernah mengira bahwa beliau akan menjadi nabi. 

Al-Qaşaş:86 – Dan kamu tidak pernah mengharap agar al Kitab diturunkan kepadamu, tetapi ia (diturunkan) karena suatu rahmat yang besar dari Tuhanmu , sebab itu janganlah sekali-kali kamu menjadi penolong bagi orang-orang kafir.

Apakah ada ayat pendukung lain yang menegaskan bahwa nabi Muhammad saw bisa menulis dan membaca?Ada.Bukti 1.Orang-orang kafir menuduh Nabi menulis tulisan suci dengan tangannya sendiri.

Al-Furqān:5 – Dan mereka berkata: “Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, yang telah ditulisnya (bahasa Arab: ik’tatabaha), maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang”. 

Ayat ini menyebabkan beberapa komentator kesulitan menerjemahkan karena ini menyiratkan bahwa Nabi dapat menulis. Ayat ini juga merupakan bagian dari tuduhan yang lebih besar yang ditujukan kepada Nabi (bahwa ia menulis dongeng). Banyak versi terjemahan yang berbeda. Masalahnya berakar pada kenyataan bahwa di satu sisi beberapa tradisi berpendapat bahwa Nabi buta huruf dan dalam ayat ini menunjukkan bahwa ia memang bisa menulis bahasa Arab.

Bahasa Arab memberi kita akar dari istilah ‘iktatabaha’ sebagai K-TB. Kaf-Ta-Ba = ia menulisnya, menetapkan, menunjuk, menahbiskan, mendiktekannya, menghakimi, menetapkan, menggambar, mempertemukan, mengumpulkan, menggabungkan, suatu hal di mana atau di mana seseorang menulis, mencatat, menulis terdaftar.

kataba vb.iktataba adalah bentuk verbal aktif kataba yang sempurna

Oleh karena itu kata kerjanya berarti bahwa baik Nabi telah menerima Quran dalam bentuk tulisan, atau beliqu sendiri yang menuliskannya (setelah menerima wahyu melalui perantaraan malaikat).


Bukti 2. Jika kita membaca surah 96.1, ada beberapa hal menarik untuk dipertimbangkan:
Bacalah atas nama Tuanmu yang menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuanmu adalah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (menulis) dengan pena (Bahasa Arab: Alladhi allama bil-qalami) . Mengajar manusia apa yang dia tidak tahu “
Perhatikan penggunaan ‘Iqra’ dalam hubungannya dengan pengajaran oleh Pena.

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin ‘Amr Ar Razi], telah menceritakan kepada kami [Salamah bin Al Fadhl] dari [Muhammad bin Ishaq], ia berkata; dahulu Maslamah pernah menulis surat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ia berkata; telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Ishaq dari seorang syekh dari Asyja’ yang dipanggil [Sa’d bin Thariq], dari [Salamah bin Nu’aim bin Mas’ud Al Asyja’i] dari [ayahnya yaitu Nu’aim], ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepada mereka berdua ketika beliau membaca surat Musailamah: “Bagaimana pendapat kalian berdua?” Mereka berdua berkata; kami mengatakan seperti yang ia katakan. Beliau berkata: “Demi Allah, seandainya utusan boleh dibunuh niscaya aku akan memenggal leher kalian berdua.”
Sunan Abu Daud hadis nomor 2380


Dari Yazid ibn Abdullah…….Kemudian kami katakan; siapakah yang menulis surat ini untukmu? Ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Sunan Abu Daud hadis nomor 2605

….Come, I may write for you a document; you would not go astray after that. 
….Hadits shahih Muslim buku 13 no 4016

https://quranx.com/hadith/Muslim/USC-MSA/Book-13/Hadith-4016

Kesimpulannya adalah sebagai berikut: Orang-orang Arab klasik memahami kata ‘Ummi’ sebagai “diluar Yahudi” (non-Yahudi) atau seseorang yang tidak terbiasa dengan Hukum Nabi Musa (Termasuk orang Yahudi yg tidak familiar dan tidak memahami dgn kitabnya sendiri 2:78). Hal tsb berarti, belum tentu seseorang yang ‘buta huruf’ .

Jika kita menerjemahkan kata ‘Ummi’ sebagai ‘buta huruf’, maka ada ayat-ayat Alquran yg menjadi tidak masuk akal, bila kita mengatakan bahwa seluruh bangsa Arab atau orang-orang yang diberikan Al-Quran adalah orang-orang yg buta huruf (3.20; 62.2).

Orang-orang kafir pada masa Nabi menuduh bahwa dia menulis Quran dengan tangannya sendiri. Jika dia buta huruf, klaim ini akan dengan mudah ditolak dan tidak akan dibuat.

Mungkin saja Nabi tidak bisa membaca atau menulis. Namun, Al-Quran tidak mengkonfirmasi ini ketika berbicara tentang dia menjadi ‘Ummi’. Mempertahankan semua bukti dalam pandangan, ada kemungkinan kuat bahwa ia sebenarnya dapat membaca dan menulis.

Tambahan: Walaupun Rasulullah saw bisa menulis dan membaca, tapi yg dimaksud adalah menulis dan membaca huruf arab. Bukan huruf Ibrani, aramaik, maupun yunani. Diketahui bhw versi lengkap bible masoretik (perjanjian lama + baru) adalah dari abad ke 9, atau selepas masa hidup Rasulullah saw. Dimana translasi ke bhs arabpun baru dilakukan bbrp abad setelah Rasulullah saw wafat (di tahun 857 masehi, Wiki) https://en.m.wikipedia.org/wiki/Bible_translations_into_Arabic
Jadi mustahil Rasulullah saw pernah membaca bible.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.