Yesus hanya perantara bukan firman Tuhan yang hidup

Yesus sebagai perantara sekaligus firmanNya? Hm hm hm.. Ini tidak kitabiah, hanya ekstrapolasi dari imaginasi yg liar. Karena Yesus tidak bisa berfirman, dia hanya sebagai perantara (Ibrani 1:2). Apa yg dia dengar dari Tuhan, itulah yg diucapkan. Bukti?

Yohanes 5:30 (TB)  Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Apakah masuk logika jika Tuhan mengutus perkataanNya sendiri? Kita hidup di dunia nyata, bukan seperti di komik atau gambar animasi.
Dan sepertinya orang kristen tidak paham perbedaan ucapan Yesus sendiri, dgn firman Tuhan yg disampaikan oleh Yesus.

Lihat ini
Wahyu 20:4 (TB)  Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; …

Wahyu 1:2 (TB)  Yohanes telah bersaksi tentang firman Tuhan dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.

Lihat di 2 ayat di atas, antara firman Tuhan dgn ucapan Yesus dibedakan dgn jelas.

Dan masalahnya lagi, isi dari gospel didominasi oleh biografi tentang Yesus, dan ucapan Yesus. Hanya ada sedikit sekali ayat yg isinya berbunyi “Tuhan berfirman”, yaitu ketika yesus atau penulis gospel mengutip ayat di perjanjian lama. Contoh Yohanes 10:34-35.

Bisa dimengerti karena dia diutus hanya untuk mengajarkan hukum taurat dan meluruskan pemahaman orang Yahudi kepada kitabnya. Rahib-rahib Yahudi sering membuat aturan atau hukum baru yg tidak diajarkan di taurat. Jadi Yesus hanya datang untuk menggenapi.
Ayat lain yg menyebutkan bhw firman Tuhan adalah berasal dari Bapa bukan ucapan Yesus sendiri adalah :

Yohanes 12:48-49  Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-ku (rhēmata), ia sudah ada hakimnya, yaitu firman (Logos) yang telah disampaikan (elalēsa, berasal dari kata laleó yg artinya disampaikan atau difirmankan), itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.

Elalēsa (firman Tuhan yg disampaikan oleh Yesus) selalu disandingkan dgn Logos. Sedangkan rhema adalah ucapan Yesus sendiri. Firman hanya milik dan berasal dari Tuhan. Sedangkan yg Yesus katakan adalah ucapan dia sendiri. Lihat ini, bhw firman itu hanya milik Tuhan : 

Yohanes 17:6 (TB)  Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu

Yesus gak menyatakan firman-ku karena memang bukan haknya untuk berfirman.

Bisa gak bedakan ucapan Yesus dgn firman Tuhan yg disampaikan Yesus?Kalau dibilang “dirimu satu kesatuan dgn ucapanmu”, maka ketika seorang pendeta membacakan firman Tuhan kepada jemaatnya, maka pendeta tsb jadi selevel Tuhan dong.  Karena firman yg disampaikan yesuspun bukan dari dia sendiri melainkan dari Bapa (Yohanes 12:48).

Yohanes 8:28 (TB)  Maka kata Yesus: “Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia (kata “Dia” adalah tambahan translator), dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana  Bapa firmankan (lalō) kepada-Ku.

Ditambah lagi :Lukas 10:16 (TB)  Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku (Yesus); dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia (Tuhan Sejati) yang mengutus Aku.”

Coba lihat Yohanes 8:28 di atas. 

  1. ” Aku tidak berbuat apa-apa dari diri ku ”
  2. ” Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepadaku ”

Lihat, Yesus bukan firman yg berdiri secara mandiri dan sendiri. Tetapi Yesus mengatakan jika dia tidak bisa berbuat apa2 tanpa Tuhannya Yesus atau Bapa.

Kedua.  Yesus bukan firman itu tersendiri karena Yesus juga mengatakan adalah Bapa yg mengajarkan semua perkataan Yesus.

Karena sekali lagi saya terangkan bahwa Yohanes 1:1-5 yg dibicarakan adalah Logos, atau firmanNya. Bukan membicarakan Yesus. Karena porsi Yesus ada di Yohanes 1:14 onward. Yaitu saat Tuhan berfirman ketika menciptakan daging (Yesus). Jika alur logikanya sprt ini maka antara Yohanes 1:1-18 dengan Yohanes 8:28 akan sinkron atau tidak kontradiktif.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.