Klaim ketuhanan Yesus batal demi kelurusan akal

Sudah dibuktikan dgn banyak referensi bhw Matius 28:19 dan 1 Yohanes 5:7 pantas dianulir krn faktor keotentikannya. Sanggahan berupa opini tentu saja tidak bisa membatalkan klaim cacat pada originalitas tsb. Kecuali bisa menyodorkan bukti manuskrip dari abad pertama yg berisi ayat–ayat tsb. Bila tidak bisa maka 2 ayat baptismal formula tsb tidak bisa digunakan untuk mendukung teori trinitas. Saya kira ini sangat fair.

Jadi kl kemudian membawa ayat Yohannes 3:13, Yohannes 6:38, dan Yohan 8:23, ya gak nyambung.

Sampai kepala gundul pun ayat–ayat yg mendukung trinitas secara definitifdi bible yg sekarang tidak akan pernah ada. Pendapat paus Ratzinger dan para ahli Bible yg bicara soal Matius 28:19 tentunya sudah berdasarkan bukti-bukti sejarah perubahan doktrin gereja, dan telaah catatan manuskrip yg lebih awal. Mrk paham *ayat tsb merupakan ayat tambahan di abad 3 atau 4, yg artinya teori trinitas sama sekali bukan ajaran asli Yesus*. Sehingga pantas, sekali lagi, DIANULIR. Bila ingin membuat ajaran agama baru, ya silahkan, tapi jangan sampai memfitnah Yesus sebagai nabi yg mengajarkan trinitas.

Tapi muslim juga mungkin perlu tau, jangan sampai mau ditipu dgn ayat–ayat cumat-comotologi Yo 3:13, Yo 3:38, dan Yo 8:23 yg digunakan sebagai klaim ketuhanan Yesus. Bisa mudah dibantah oleh biblenya sendiri sprt yg akan coba saya peragakan.

John 3:13

No one has ever gone into heaven except the one who came from heaven—the Son of Man.

Perlu diketahui alasan saya terkadang mengutip teks berbahasa Inggris bukan alkitab terjemahan LAI, krn dari bible non LAI kita bisa melihat maksud ayat dgn lebih jelas. Jadi kita gak bakalan jauh tersesat atau disesatkan oleh terjemahan yg ngawur.

Dan perlu diketahui juga bhw gospel Yohanes (John) mempunyai corak gaya penulisan yg lebih nyentrik dan kaya prosa dibandingkan gospel Matius, Markus dan Lukas. Penulis gospel Yohanes lebih suka memakai kata alegori dan parable. Sedangkan yg 3 lainnya bisa lebih mudah dibaca.

Ada masalah besar di ayat ini. Bagian pertama dari kalimat tsb menggunakan kata “has ever gone”. Dan menurut Kristen, yg memenuhi kriteria “tidak ada yg telah ke surga, kecuali dia yg datang dari surga” adalah tuhan.

Tapi masalahnya semua juga tau bhw saat itu Yesus belum datang ke surga.

Seperti yg dinyatakan di ayat John 20:17

Jesus said, “Do not hold on to me, for I have not yet ascended to the Father. Go instead to my brothers and tell them, ‘I am ascending to my Father and your Father, to my God and your God.’ ”

Jadi salah alamat bila ayat Yo 3:13 digunakan sbg klaim ketuhanan yesus, krn ayat tsb tidak mengarah kepada pribadi Yesus, tapi kepada oknum lain. Siapa?

Bahkan di bible, *Yesus bilang bhw Elia lah yg telah pernah ke surga, dan telah kembali ke dunia*. Ref : 2 Raja-raja 2:11, Markus 9:12-13, Matius 17:3, Matius 17:10-12 dan Lukas 9:30.

Markus 9:12-13 (TB) Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan?

Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia.”

Ternyata ayat Yo 3:13 mengarah kepada Elia. Kalau umkris konsisten memakai ayat ini sebagai petunjuk divinity, seharusnya Elia adalah pribadi ke 4 tuhan. 😄

Tapi mau 3, 4 bahkan seribu pribadi pun tdk ada bedanya. Nilai blasphemy-nya sama saja.

Jadi klaim ketuhanan Yesus dgn menggunakan Yohannes 3:13 batal.

Kita lihat konteks ayat tsb dgn membaca ayat-ayat sebelumnya.

John 3:1-2
1 Now there was a Pharisee, a man named Nicodemus who was a member of the Jewish ruling council.

2 He came to Jesus at night and said, “*Rabbi*, we know that you are a teacher who has come from God. For no one could perform the signs you are doing if God were not with him.

Perhatikan ayat ke 2, si Niko memanggil Yesus dgn kata”Rabbi” atau guru agama. Dia tidak memanggil Yesus, “Tuhan”, walaupun si Niko sudah melihat mukjizat dari Yesus. Tentu saja krn dia memang bukan tuhan. Aneh juga ya, kenapa generasi setelah Yesus hingga skrg koq salah paham thd Yesus.

Orang Yahudi agak sulit memanggilnya sebagai seorang nabi krn secara garis patrilineal Yesus tdk mempunyai bapak.

Lanjut, “you are a teacher who has come from God.”, Kata who has come from God tidak berarti literal datang dari sisi Tuhan, tapi berarti diutus atau dikasih tugas oleh Tuhan.

Kalimat “For no one could perform the signs you are doing if God were not with him.”, si Niko paham bhw mukjizat (perform signs) yg ditunjukkan oleh Yesus tidak berasal dari dirinya sendiri melainkan dari Tuhan yg mengutusnya. Yesus sendiri tidak berdaya bila tanpa ijin Tuhan. Yg lebih tinggi derajatnya, Tuhan atau Yesus? Ya Tuhan the Father lah, Yesus mah cuma abdul Allah yg tidak lebih mula dibandingkan nabi lainnya.

Di ayat ke 3:
Jesus replied, “Very truly I tell you, no one can see the kingdom of God unless they are born again.”

Di ayat ke 3 Yesus membenarkan ucapan Niko, katanya benar, benar (ucapanmu). Umat kristen malah menyelisi Yesus, “salah salah, Yesus adalah tuhan”… lhaaa..

Kata “born again” atau terlahir kembali menjadi sebuah gimmick seolah sesuatu yg istimewa. Buat muslim sih gimmick tsb bukanlah sesuatu yg luar biasa, krn buat yg menjalankan puasa dgn iman dan taqwa, yaitu melalui pensucian hati dan jiwa serta pertobatan, maka selepas ramadhan atau idul fitri ybs akan *terlahir kembali* krn setiap dosanya telah diampuni, seperti bayi yg baru lahir dan dengan derajat ketaqwaan yg lebih tinggi. Surga dgn sendirinya akan bisa diraih.

Jadi apa maksud dari kalimat di Yo 3:13 tsb?

Dari perspektif saya, maksud dari Yo 3:13 “Tidak ada yg pernah pergi ke surga, kecuali ia/sesuatu yg datang dari surga”, adalah bahwa untuk mencapai surga maka seseorang harus mensucikan dirinya (atau born again). Sehingga di ayat ini maksud Yesus “yg datang dari surga” tidak lah menunjuk pada seorang person atau tokoh. Juga tidak tidak bermaksud mengatakan dia lah yg datang dari surga. Tapi dia hanya memberikan sebuah kriteria siapa saja yg patut mencapai surga, yaitu yg terlahir kembali setelah melakukan pertobatan dan pencucian hati serta jiwa.

Sehingga bila tidak dibaca satu perikop malah cumat-comotologi maka akan menjerumuskan umkris sendiri kepada blasphemy atau kemusyrikan.

Penjelasan mengenai Yo 3:13 bisa disimak di video ini https://youtu.be/Y0zbSM4hu-c | dari yg punya channel dan

https://youtu.be/f_d3qtwMLUQ | dari penganut unitarian

Jadi clear ya. Jangan sampai ayat tsb digunakan menipu orang lain. Yg padahal justru menipu dirinya sendiri.

John 6:38

For I have come down from heaven not to do my will but to do the will of him who sent me.

Sudah dibahas di atas bhw yg turun dari surga (ruh dan jasad) adalah Elia. Yesus sendiri belum turun dari surga, juga belum naik ke surga (John 20:17). Tapi bila dipahami bhw yg turun dari surga adalah ruh saja, maka sebenarnya semua ruh manusia berasal dari surga. Jadi makna “for I have come down from heaven” tidak bisa diartikan leteral namun sebuah kalimat prosa yg bermakna dia sebagai nabi atau utusan (ingat bhw gaya bahasa penulis gospel Yohanes lebih nyentrik). Dan itu dibuktikan dgn kalimat Yesus berikutnya.

John 8:23

But he continued, “You are from below; I am from above. You are of this world; I am not of this world.

Apakah Yesus mengatakan Yesus berasal dari surga dan manusia berasal dari neraka? Atau bumi? Tidak begitu, krn di John 17:16

They are not of the world, just as I am not of the world.

Juga di

1 John 4:5
They are of the world. That is why they speak from the world’s perspective, and the world listens to them.

Dan di John 17:14
I have given them your word, and the world has hated them because they are not of the world, just as I am not of the world.

John 17:16 They are not of the world, even as I am not of it.

Jadi jelas yah, ayat 8:23 (I am not of this world) bukan berarti Yesus adalah makhluk celestial yg berbeda dari manusia lainnya. Dan ayat tsb bisa dipahami dgn jelas bila pembaca menyadari ada ayat lain yg menegasi kecelestialan kalimat tadi.

Jadi gak ada celah lagi untuk mengelak, bhw di Perjanjian Baru sama sekali tidak ayat yg mendukung doktrin trinitas setelah Matius 28:19 dan Yohanes 5:7 dianulir. Tidak ada satupun argumen yg menyanggah hasil keputusan para ahli bble. Sedangkan Yo 3:13, Yo 6:38 dan Yo 8:23 yg dicomot untuk mendukung teori cucokmologi harus dipahami dgn analisa yg benar dan konteks yg benar serta memerlukan ayat lain untuk menjelaskannya.

Bantahan yg isinya opini melulu tanpa referensi seperti khotbah di sekolah mingguan hanya bikin ngantuk pembaca krn isinya hanya bersilat lidah.

Bantahan yg isinya opini melulu tanpa referensi seperti khotbah di sekolah mingguan hanya bikin ngantuk pembaca krn isinya hanya bersilat lidah.

Terakhir
Saya tadi sempat berpikir, kenapa bisa orang Kristen terporosok kepada kesesatan dgn melakukan perbuatan syirik. Sepertinya roh kudus mengilhami saya dalam menemukan sumber celah kesesatan tsb.😄

Pada awalnya kesalahan orang Kristen adalah akibat memisahkan the Father dan the holy spirit menjadi 2 pribadi berbeda. Padahal Yesus tidak bermaksud begitu, dan beliau memakai ekspresi kalimat holy spirit sebagai bentuk pengagungan thd the Father. Jadi the holy father dan the holy spirit adalah pribadi yg sama. Seperti di Islam ada Allah yg disandingkan dgn ar-rahman dan ar-rahim.

Bisa dilihat di ayat ini :

Luke 12:10
And everyone who speaks a word against the Son of Man will be forgiven, but anyone who blasphemes against the Holy Spirit will not be forgiven.

Kata blasphemes atau blasphemy bukan hanya berarti penghujatan, namun berbuat syirik atau menduakan Allah. Atau berselingkuh thd Allah juga merupakan bentuk blasphemy. Sama halnya di kitab Yahudi dan Islam bhw menduakan Allah merupakan dosa terbesar yg tidak akan diampuni selamanya kecuali bertobat dgn sungguh-sungguh.

Jadi bila skrg umat Kristen menduakan Allah dgn sesuatu yg bernama holy spirit (krn orang kristen menganggap Allah dan toh Kudus sebagai 2 pribadi berbeda), maka itu merupakan blasphemy. Ditambah lagi mrk menganggap Yesus juga sbg tuhan lain di samping yg 2 tadi. Lalu apa bedanya dgn kepercayaan pagan dalam mitologi yunani dan asia timur?

Balik lagi ke blasphemy yg diterjemahkan di alkitab sbg penghujatan. Dari ayat tsb kita akan bertanya, lalu bagaimana bila menghujat the Father, apakah dosanya akan diampuni? Krn bila the Father dan the holy spirit merupakan 2 pribadi berbeda, maka Lukas 10:12 mengecualikan/menegasi the Father sebagai objek hujatan. Tentu salah. Karena di leviticus / imamat 24:16 tertulis :

anyone who blasphemes the name of YHVH is to be put to death. The entire assembly must stone them. Whether foreigner or native-born, when they blaspheme the Name they are to be put to death.

Nah tuh, di imamat tegas ada *larangan berbuat syirik thd YHVH bukan thd holy spirit*. Jadi the holy spirit di Lukas 12:10 adalah the Father. Father = holy spirit bukanlah pribadi yg berbeda.

Jadi sudah jelas kan, kesalahpahaman kristen thd ajaran tauhid yg dibawa Yesus?

Kesalahan kedua adalah krn umat Kristen mengadopsi paham paulinisme. Agar memahami ajaran Yesus yg sebenarnya maka umkris harus menyingkirkan surat-surat paulus. Atau simplenya, harus berpatokan HANYA pada 4 gospel. Paulus itu pendusta. Bahkan dia kemungkinan besar bukanlah seorang Pharisees (orang farisi) sprt pengakuannya di Filipi 3:5 dan di Kisah 22:2-5, 23:6. Orang farisi adalah penganut Yahudi ortodoks yg sangat ketat menjalankan kitab-kitabnya. Tapi yg terjadi adalah ia sengaja meng-quote kitab Yahudi ke dalam bhs Yunani. Dan pengetahuannya ttg bhs sangat buruk dibandingkan kefasihannya memakai bhs Yunani. Bahkan dia bisa mengutip teks dari filsuf Yunani sprt misalnya Plato dgn baik (contoh 1 Kor 13:12, Kis 17:28, Tit 1:12).

Dan ingat bhw fondasi kekristenan ala Paulus dimulai saat dia mengaku bermimpi bertemu Yesus. Bermimpi atau pengidap epilepsi? 😋 Bahkan dulu di Irlandia penyakit epilepsi mempunyai nama lain, yaitu ‘Saint Paul’s disease’. Ref. http://www.epilepsiemuseum.de/alt/paulusen.html

Sedangkan untuk memahami old testament dgn benar, maka jangan berpatokan kepada terjemahan versi kristen. Namun harus melihat ke bhs aslinya yaitu ibrani. Contoh :

Ini adalah terjemahan versi Kristen :

Isaiah (Yesaya) 7:14
Therefore the Lord himself will give you a sign: *The virgin* will conceive and give birth to a son, and will call him Emmanuel.

Sedangkan versi asli Yahudi :

Isaiah 7:14
Therefore the Lord, of His own, shall give you a sign: behold *the young woman* is with child, and *she* shall bear will a son, and she shall call his name Immanuel.

Pergeseran makna semakin melebar bila membaca gospel Matius :

Matius 1:23
*The virgin* will conceive and give birth to a son, and *they* will call him Immanuel” (which means “God with us”).

Kata almah diterjemahkan oleh bible kristen sebagai the virgin. Sedangkan si bible Ibrani almah = the young woman. Yg sepadan dgn almah adalah elem = the young man. Wanita muda belum tentu perawan, kan? Dan istri Yesaya saat itu memang masih sangat muda tapi sudah bukan perawan. Ref ibn Ezra https://www.sefaria.org/Ibn_Ezra_on_Isaiah.7.14?ven=Commentary_of_Ibn_Ezra_on_Isaiah_-_trans._by_M._Friedlander,_1873&lang=bi

Penyesatan translasi ini sangat signifikan bagi yg mau menggunakan akal.

Mengenai konsep pengampunan dosa di Islam dan Yahudi sangat simple. Sebagai resume kita tonton saja debat epic berikut ini https://youtu.be/tJmqmHMXZqQ

Kalau saya pikir sih, konsep dosa di kristen tuh menggelikan. Ajaran Paulus tuh, bukan dari yesus.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.